Senin, 20 November 2023

OBJEK PENELITAN GEOGRAFI

1. Fenomena dan Gejala Atmosfer

a. Pemanasan global berupa peningkatan suhu di permukaan bumi sebagai akibat dari aktivitas manusia yang mengeluarkan gas karbon dioksida dari berbagai bahan bakar seperti, minyak bumi dan batu bara.

b. Perubahan iklim berupa iklim yang berubah akibat peningkatan suhu di permukaan bumi sehingga menyebabkan gelombang panas yang ekstrem dan curah hujan yang tidak menentu.

c. Pembahan cuaca berupa keadaan cuaca yang tidak menentu. pada siang hari suhu udara sangat panas. pada malam hari sangat dingin. dan besok hari terjadi hujan yang sangat lebat sehingga menimbulkan banjir. Fenomena cuaca yang tidak menentu ini menyulitkan petani karena sulit menentukan masa tanam.

d. Elnino berupa peningkatan suhu permukaan laut dl Samudera pasifik yang menyebabkan sedikit curah hujan dan terjadinya kekeringan di wilayah Indonesia. sebaliknya La-Nina menyebabkan hujan lebat di Indonesia sehingga terjadi banjir

e. Penipisan lapisan ozon disebabkan aktwitas manusia yang menggunakan gas clorofluoro carbon (CFC) dan lndustri dan rumah tangga.
f. Perubahan suhu udara berdasarkan ketinggian tempat. misalnya, di daerah pegunungan memllnki suhu yang dingin dibandingkan dengan daerah dataran rendah dekat pantai.

2. Fenomena dan Gejala Hidrosfera

a. Banjir merupakan meluapnya mr sungai yang menggenangi wilayah  permukiman dan lahan pertanian diakibatkan berbagai faktor. antara lain curah hulan yang tinggi dan rusaknya hutan dl daerah hulu.

b.  Hujan asam berupa air hujan yang memiliki kadar pH di bawah 6 menyebabkan korodi pada bangunan dan jembatan. merusak tumbuhan, dan menyebabkan gangguan pernapasan

c. Penurunan muka ai9r tanah berupa berkurangnya cadangan zur tanah akibat pengambilan mr tanah yang berlebihan.

d. Intrusi air laut berupa masuknya air laut ke dalam pori-pori tanah sehingga menyebabkan alr tanah memadl asin.

e. Tsunami berupa gelombang tmggi yang menghantam daratan yang disebabkan oleh gempa bumi di dasar laut

3. Fenomena dan Gejala Litosfer

a. Erosi berupa proses terangkutnya lapisan subur (11 daerah pertanian oleh air hujan. sebaliknya sedimentasibjberupa proses pengendapan menyebabkan pendangkalan badan sungzu dan waduk sehingga mempercepat terjadinya banjir.

b. Aktivitas vulkanisme berupa keluarnya magma ke permukaan bumi, menghasilkan material berupa piroklastik (batu besar, kerikil), lava dan lahar dan ekshalasi (gas dan uap dll )

c. Aktivitas tektonisme berupa proses pergerakan lempeng bumi yang menyebabkan bentukan lipatan dan patahan di permukaan bumi

d. Bentukan alam akibat berbagai tenaga gcomortologi. seperti angin membentuk sandunc. gelombang seperti cliff. proses pelarutan membentuk perbukitan kapur dan doline.

4. Fenomena dan Gejala Biosfer

a. Keanekaragaman flora yang bisa dimanfaatkan untuk bahan pangan. obat-obatan. bahan industri. dan tanaman hias.

b. Keanekaragaman fauna yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia merupakan kekayaan yang harus dijaga kelestariannya untuk sarana pendidikan bagi generasi muda.

c. Flora fauna endemik berupa tumbuhan dan hewan yang hanya terdapat di wilayah tertentu. seperti burung dara mahkota dan cendrawasih terdapat di Papua. bunga Rafflesia arnoldj di Pulau Sumatera. pesut di Kalimantan Timur. gajah dan harimau di Sumatera. dan kayu eboni di Pulau Sulawesi.

d. Kawasan konservasi yaitu tempat pelestarian flora dan fauna dapat berupa taman nasional. cagar alam. taman wisata alam. taman hutan raya. dan taman buru.

5. Fenomena dan Gejala Antroposfer

a. Peningkatan jumlah kelahiran di indonesia akibat tidak mau mengikuti program keluarga berencana dan ada anggapan banyak anak banyak rezeki.

b. Peningkatan jumlah tenaga kerja Indonesia di luar negeri karena kurangnya lapangan kerja di dalam negeri.

c. Mobilitas penduduk sirkuJer dari luar kota ke kota menyebabkan kemacetan lalu lintas di daerah ping 1riran kuta.

d. Program pendidikan dan pelatihan wirausaha merupakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam rangka mempersiapkan menjadi negara maiu.

e. Keanekaragamanbudaya indonesia berupabaliasa, kesenian. dan kuliner daerah merupakan Identitas bangsa indonesia yang harus disyukuri sebagai anugerah Tuhan dan harus dilestarikan dengan meningkatkan rasa memiliki budaya pada generasi muda.

Aspek, konsep, prinsip dan pendekatan Geografi

Istilah geografi berasal dari kata "Geo" (bumi) dan "graphein" (mencitra).  istilah geografi pertama kali diperkenalkan oleh erastothenes dengan kata geographica yang artinya tulisan tentang bumi.

Objek geografi terdiri atas:

  1.  Objek material (objek kajian)  
    • litosfer (lapisan batuan) 
    • pedosfer (lapisan tanah) 
    • hidrosfer (lapisan air) 
    • atmosfer (lapisan udara) 
    • antroposfer (Lapisan manusia) 
    • biosfir (lapisan flora dan fauna)

  2.  Objek formal (pendekatan) 
    • keruangan (spatial) 
    • lingkungan (ekologi) 
    • kompleks wilayah atau kewilayahan (regional)
Prinsip-prinsip geografi antara lain

  1. deskripsi, yaitu pemaparan fenomena geografi 
  2. distribusi, yaitu persebaran fenomena geografi 
  3. interelasi, yaitu hubungan timbal balik antara aspek geografi 
  4. korologi, yaitu gabungan prinsip deskripsi distribusi dan interelasi
Konsep-konsep geografi antara lain:
  1. konsep lokasi adalah letak atau tempat dimana fenomena geografi terjadi. konsep lokasi terdiri atas lokasi Absolut (berdasarkan letak lintang) dan lokasi relatif (terhadap lokasi lain)
  2. konsep jarak adalah ruang atau Sela yang menghubungkan antara dua lokasi atau dua objek dan dihitung melalui hitungan panjang maupun waktu. konsep jarak terdiri atas jarak Absolut (ruang atau sela antara dua lokasi yang digambarkan atau dijelaskan melalui ukuran panjang seperti meter dan kilometer) dan jarak relatif (berdasarkan jarak lokasi lain)
  3. pola adalah bentuk struktur dan persebaran fenomena atau kejadian di permukaan bumi baik gejala alam maupun gejala sosial 
  4. morfologi adalah konsep yang menjelaskan mengenai struktur luar dari batu-batuan yang menyusun bentuk morfologi permukaan bumi seperti pantai dataran rendah dataran tinggi pegunungan lembah dan sebagainya 
  5. aglomerasi adalah adanya suatu fenomena yang mengelompok menjadi satu bentuk atau struktur 
  6. keterjakauan adalah jarak yang mampu dicapai dengan maksimum dari satu wilayah ke wilayah lain 
  7. nilai guna adalah Manfaat suatu wilayah yang dapat dikembangkan menjadi potensi 
  8. interaksi atau interdependensi adalah hubungan timbal balik keterkaitan dan Ketergantungan dengan wilayah lain 
  9. diferensiasi area adalah konsep yang membandingkan dua wilayah untuk menunjukkan adanya perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain karena tiap-tiap wilayah memiliki karakteristik khas masing-masing 
  10. keterkaitan ruang adalah konsep yang menunjukkan tingkat keterkaitan antar wilayah dan mendorong terjadinya interaksi sebab-akibat antar wilayah
Aspek-aspek geografi antara lain:
  1. aspek fisik geografi, mengkaji segala fenomena yang ada di geosfer yang tentunya dapat mempengaruhi keberlangsungan hidup manusia meliputi aspek kimiawi, biologis, astronomis dan semua fenomena alam yang langsung dapat diamati.
  2. aspek sosial, meliputi aspek antropologis, politis, ekonomis, dan aspek yang berhubungan dengan pola hidup manusia (kebudayaan).



DASAR-DASAR PEMETAAN, PENGINDERAAN JAUH, DAN SIG

 Dasar Dasar Pemetaan




Dasar-dasar Pengindraan Jauh



Dasa-dasar Sistem Informasi Geografi

PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI

 SEMESTER I


BAB 1 : POSISI STRATEGIS INDONESIA DAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM

A. POSISI STRATEGIS INDONESIA

B. POTENSI SUMBERDAYA ALAM

BAB 2 : KERAGAMAN HAYATI

A. KERAGAMAN HAYATI #1

B. KERAGAMAN HAYATI #2

C. KERAGAMAN HAYATI #3

D. KERAGAMAN HAYATI #4


SEMESTER II


BAB 3 : LINGKUNGAN HIDUP DAN KEPENDUDUKAN

A. LINGKUNGAN HIDUP

1. Pengertian Lingkungan, Ekosistem, dan Etika Lingkungan

2. Jenis-Jenis Lingkungan Hidup

3. Manfaat Lingkungan

4. Kualitas lingkungan Sebagai Kebutuhan Hidup

5. Masalah-Masalah Lingkungan 

 B. KEPENDUDUKAN

1. Dinamika Kependudukan 

2. Penduduk Sebagai Sumberdaya Pembangunan 

3. Kuantitas Penduduk

4. Kualitas Kependudukan

5. Pengembangan Sumber Daya Manusia

6. Masalah-Masalah Kependudukan

7. Upaya-Upaya Mengatasi Masalah Kependudukan

BAB 4 : MITIGASI DAN ADAPTASI KEBENCANAAN

A. Pengertian, Jenis dan Sebaran Bencana

1. Pengertian Bencana 

2. Jenis-Jenis Bencana 

3. Dampak Kebencanaan Terhadap Kehidupan 

4. Pesebaran Bencana di Indonesia 

B. Pengertian dan Langkah Mitigasi Bencana 196

1. Mitigasi untuk Jenis-Jenis Bencana 

2. Adaptasi untuk jenis-jenis Bencana


PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X

SEMESTER I


BAB 1 : KONSEP DASAR GEOGRAFI


BAB 2 : DASAR-DASAR PEMETAAN, PENGINDERAAN JAUH, DAN SIG


BAB 3 : PENGERTIAN, SIFAT-SIFAT, DAN JENIS-JENIS PENELITIAN GEOGRAFI


SEMESTER II


BAB 4 : KARAKTERISTIK LAPISAN BUMI


BAB 5: KARAKTERISTIK LAPISAN ATMOSFER


BAB 6 : MITIGASI DAN ADAPTASI KEBENCANAAN


Belajar Geografi ©Template Blogger Green by Dicas Blogger.

TOPO